• Jam Buka Toko: 08.00 s/d 20.00 WIB
  • Status Order
  • Tlp: +6281287090961
  • SMS/WA: +6281287090961
  • Line : pilapilih
  • info@pilapilih.com
Terpopuler:

Pentingnya Label BPA-Free Untuk Botol Plastik

10 September 2017 - Kategori Blog

Pernah suatu ketika saya sedang berada di sebuah pusat perbelanjaan, untuk mencari sebuah botol minum untuk keperluan bepergian. Sebuah botol yang bagus dan lucu, yang bisa dipakai untuk berolahraga atau bepergian. Di sana tersedia berbagai macam jenis botol minuman. Namun ada beberapa botol yang menarik perhatian saya.

Di keterangan produk botol tersebut tercantum keterangan “BPA Free”. Saya agak bingung dan kurang mengerti apa yang dimaksud dengan BPA Free? Bebas BPA, apa itu BPA? Selain itu, harga botol tersebut juga termasuk mahal, di atas 100ribu rupiah.

Walaupun cukup mahal, saya tertarik dan akhirnya tetap membeli botol tersebut, karena desainnya yang lucu dan menarik.

Sesampainya di rumah saya masih tetap penasaran dengan pengertian BPA, apa itu? Dan kenapa botol dengan label BPA Free ini memiliki harga yang cukup mahal, padahal banyak botol minum lain yang lebih murah.

Dan setelah mencari-cari informasi, apa yang saya temukan mengenai fakta BPA ini ternyata cukup mengejutkan.

Botol BPA Free - Pilapilih

Apa itu BPA?

BPA (Bisphenol-A) merupakan sebuah senyawa kimia yang biasa digunakan dalam prose pembuatan plastik polikarbonat. Plastik polikarbonat itu merupakan bahan plastik yang bening dan kuat, dan ternyata banyak digunakan untuk membuat botol-botol minum, botol susu bayu dan bahkan pada kepingan CD atau DVD. Ikatan antar BPA dengan polimer plastik ini ternyata tidak stabil seiring dengan waktu dan penggunaan. BPA dapat terlepas dari struktur polimer plastik. Dan akan lebih mudah terlepas jika terangsang panas (panas matahari, air panas, hawa panas dalam mobil).

BPA ini ternyata memiliki efek buruk bagi kesehatan tubuh, terutama jika dikonsumsi dalam waktu yang cukup lama. BPA dapat menyebabkan kanker prostat, kanker payudara, peningkatan resiko penyakit jantung, pubertas lebih awal, perubahan sistem imun, gangguan otak serta perilaku pada anak kecil, dan sebagainya.

Bayangkan jika kita menggunakan botol minum dengan plastik yang mengandung BPA, saat terkena panas, BPA itu mudah lepas dari plastik dan larut dalam air minum yang berada dalam botol itu.

Nah setelah saya tahu tentang BPA ini, sekarang saya udah mengubah pola minum. Dulu saya suka beli botol air minum dalam kemasan botol, dan kadang menggunakan ulang botol kemasan itu.

Sekarang saya lebih pilih untuk membawa sendiri botol air minum dari rumah. Saya berpikir, mahalnya harga botol air minum yang saya beli sepadan dengan nilai kesehatan yang saya dapatkan.

Kini saatnya Bunda, membuka mata dan meminimalisir dampak bahaya BPA, dengan cara sebagai berikut :

  1. Gunakan plastik jenis polyethylene (HDPE), polypropylene (PP), PETE dan LDPE.
  2. Hindari yang berbahan polikarbonat dan PVC. Hindari pula minum dari botol kemasan yang hanya bisa digunakan satu kali.
  3. Hindari menyimpan, apalagi memanaskan makanan/minuman dalam wadah plastik.
  4. Hentikan menggunakan wadah plastik yang sudah tergores dan rusak.
  5. Selalu cuci wadah plastik yang baru dibeli sebelum digunakan.
  6. Beli wadah plastik berlabel BPA Free atau bebas BPA.

Mungkin kebanyakan orang enggan membeli botol minum yang baik dengan alasan harga yang mahal.
Tapi kalau dihitung-hitung, meskipun saya membeli air minum kemasan dengan harga murah, tapi kalau ditotalkan harganya justru lebih mahal dari pada harga botol air minum yang bagus. Botol air minum yang bagus, tentu memiliki kualitas yang lebih baik, awet dan tahan lama.

Saya peduli dengan kesehatan tubuh sendiri, Bagaimana dengan Anda?

, , , , ,